Pertemuan PM Najib & Trump: Sotong Mengatakan Isu Rohingya Tidak Dibincangkan

Saya tertanya-tanya bagaimana dia tahu kerana ada dua pertemuan – pertemuan antara Najib dan Trump dan pertemuan antara Trump dan pasukannya bersama Najib dan pasukannya.

Mungkin sotong menceroboh White House putih dan lebih mengetahui daripada apa yang NY Times tahu tentang apa yang sebenarnya dibincangkan.

———-
NY Times memetik kenyataan seorang pembantu presiden mengatakan bahawa isu Rohingya dibincangkan.
https://www.nytimes.com/2017/09/12/world/asia/trump-najib-razak-malaysia-white-house.html?mcubz=1

Sementara sotong yang berada beribu-ribu batu jauhnya melakukan siaran langsung hari ini mengatakan isu Rohingya tidak dibincangkan:
https://twitter.com/rafiziramli/status/907804146568515585

******

There is a squid that says the Rohingya issue was not discussed.

I am wondering how he knew coz there were two meetings – the meeting between Najib and Trump and a meeting between Trump and his team with Najib and his team.

Perhaps the squid bugged the white house and knew better than what NY Times knows about what was actually discussed.
———-
NY Times citing a presidential aide says that Rohingya issue was discussed.
https://www.nytimes.com/2017/09/12/world/asia/trump-najib-razak-malaysia-white-house.html?mcubz=1

While the squid from thousands of miles away doing a live cast today says Rohingya issue not discussed:
https://twitter.com/rafiziramli/status/907804146568515585

******

拉菲兹在白宫表演窃听风云????? 可是消息怎么那么不准啊?
有一个无脑的 Sotong 说没有讨论到关于甸罗兴亚人的问题。
很奇怪哦,他怎么会知道呢?因为首相与美国总统共有两次会议 – 纳吉和特朗普之间的会议,以及特朗普和他的团队与纳吉和他的团队之间的会议。
也许这个 Sotong 窃听白宫的对话,比纽约时报更清楚会议中讨论的内容吧。。。
———-
纽约时报援引总统助理说,罗兴亚问题已经讨论过了。
https://www.nytimes.com/2017/09/12/world/asia/trump-najib-razak-malaysia-white-house.html?mcubz=1
而这个在千里之外的 Sotong 今天做了一场现场报道说,没有讨论过罗兴亚的问题:
https://twitter.com/rafiziramli/status/907804146568515585

11 Replies to “Pertemuan PM Najib & Trump: Sotong Mengatakan Isu Rohingya Tidak Dibincangkan

    1. Telah meninggal dunia beberapa minggu yg lalu seorang penulis wanita dari Kuwait Nadiah al Jar rahimahallah…

      Saat hampir dgn kematiannya ia menulis perkongsiannya ini di dalam buku hariannya :

      “Bila kematianku tiba aku tidak bimbang dan cemas tentang jasadku yang kaku…
      Kaum muslimin pastilah akan menunaikan apa apa yang sudah seharusnya mereka kerjakan… Melepaskan seluruh pakaianku… memandikanku… mengkafankanku mengeluarkanku dari rumahku… membawaku ke rumahku yang baru ( kuburku )…orang ramai akan datang menghantarku kesana…di antara mereka bahkan ada yang membatalkan aktiviti harian mereka hari itu demi pengkebumianku ini…

      Seluruh milikku tidak ada satu pun yang aku bawa… kunci2ku kitab2ku… bag2ku kasut2ku… baju2ku… dan semua yang lainnya…keluargaku kata sepakat untuk menyedekahkannya agar bermanfaat bagiku…

      Yakinlah… dunia tidak akan bersedih karena kematianku… alam semesta tetap akan berputar seperti biasanya… akan berlanjutan seterusnya… Pekerjaanku akan di gantikan oleh orang lain.. Harta bendaku akan menjadi warisan… Sedangkan di alam kubur semua menjadi perhitungan dan tanggung jawabku… yang banyak ataupun sedikit… bahkan yang kecil yang tak berharga sekalipun…tetap di hitung.

      Hal pertama yang akan hilang seketika aku mati adalah nama yang dengannya aku dipanggil di dunia ini… sejurus aku mati mereka memanggilku dengan sebutan JASAD…waktu solat mereka menyebutku JENAZAH…ketika menguburku mereka menyebutku MAYYIT. Jelas sekali kala itu… bahwa nasabku… sukuku… status sosialku dan ketenaranku tidak berarti apa apa lagi. Sama sekali tidak layak di AGUNG AGUNG kan…

      Alangkah kecil nya dunia ini dan alangkah bodohnya kita yang selama ini menganggapnya penting / besar…
      Untuk kamu yang masih hidup…
      Kesedihan kamu atasku dapat di bagi 3 golongan…

      Orang2 yang hanya mengenalku biasa biasa saja akan mengasihaniku sesaat.
      Rakan rakan akrab akan bersedih dan merasa kehilangan selama beberapa minggu…setelahnya mereka akan kembali pada kehidupannya semula.
      Keluarga / ahlul bait… akan bersedih berbulan2… mungkin setahun… setelahnya aku pun akan tinggal sebagai kenangan…

      Berakhirlah kisahku di antara manusia…

      Bermulalah kisah hidup ku di ALAM AKHIRAT. Telah hilang dariku kecantikanku… hartaku…keluargaku… semuanya… inilah hidup yang sesungguhnya…

      Apakah yang sudah engkau persiapkan sebagai bekal akhiratmu hari ini ?? Anda yang masih hidup ini perhatikan lah… amalan2 wajib mu… sunnah2 mu… sedekah rahsiamu…amal solehmu…mudah2 an diakhirat engkau selamat…

      Bila engkau membantuku menyampaikan pesan2 ku ini sebagai peringatan sesama manusia…
      Insya Allah akan engkau temukan pahala di dalam timbangan amalmu kelak di akhirat ..
      (وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين)

Leave a Reply