Statistik Corona

Malaysia
2,156,678
Confirmed
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Malaysia
1,933,713
Recovered
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Malaysia
198,284
Active
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Malaysia
24,681
Deaths
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm

Malaysia

Malaysia
2,156,678
Confirmed
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Malaysia
1,933,713
Recovered
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Malaysia
24,681
Deaths
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm

Indonesia

Indonesia
4,204,116
Confirmed
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Indonesia
4,017,055
Recovered
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Indonesia
141,258
Deaths
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm

Thailand

Thailand
1,537,310
Confirmed
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Thailand
1,393,902
Recovered
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
Thailand
16,016
Deaths
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm

Global

All countries
231,526,064
Confirmed
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
All countries
206,496,795
Recovered
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm
All countries
4,745,040
Deaths
Updated on September 24, 2021 14:04 2:04 pm

Anies proses hukum dua perusahaan non esensial saat melakukan sidak

Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memproses hukum pimpinan  dua perusahaan non esensial dan kritikal yakni PT Ray White dan PT Equity Life saat melaksanakan sidak penerapan PPKM darurat pada Selasa ini.

Hal tersebut, kata Anies, dikarenakan kedua perusahaan melanggar Undang-Undang Wabah Penyakit Menular (UU No. 4 tahun 1984).

Baca juga: Polda Metro selidiki kelangkaan pasokan oksigen saat PPKM Darurat

“Tadi kantornya langsung  saya suruh tutup, semua karyawan harus pulang, langsung diproses hukum, termasuk dari kepolisian akan memproses secara pidana, karena mereka melanggar undang-undang wabah,” kata Anies dalam unggahan pada status instagramnya @aniesbaswedan dikutip di Jakarta, Selasa.

Bahkan, Anies meminta staf yang menyertainya untuk memotret wajah orang yang bertanggung jawab di perusahaan-perusahaan tersebut dan mendata mereka.

Baca juga: Kodam Jaya bantu pengamanan PPKM Darurat di Jakarta

“Ini adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, orang-orang yang memilih untuk membuat karyawannya ambil risiko,” ucapnya.

Hal tersebut dilakukan, kata Anies, karena perusahaan tersebut melakukan pelanggaran di mana kantor tersebut tidak termasuk jenis esensial dan bukan juga termasuk sektor kritikal, namun tetap melakukan kegiatan bekerja dengan normal.

“Ini bukan saja melanggar peraturan tapi tidak memikirkan keselamatan. Bahkan ada ibu hamil tetap bekerja saya sampai saya tegur tadi manager human resourcesnya, seorang ibu juga, saya katakan harusnya seorang ibu lebih sensitif, melindungi perempuan hamil tidak seharusnya mereka berangkat bekerja seperti ini kalau terpapar komplikasinya tinggi,” ujarnya.

Baca juga: PPKM Darurat, Kapolda berencana buat jalur khusus nakes-esensial

“Ini bukan sekadar pelanggaran atas peraturan yang dibuat oleh pemerintah, tapi ini adalah pelanggaran atas tanggung jawab kemanusiaan,” ucapnya.

Meski memastikan akan menjatuhkan hukuman, Anies menyatakan bahwa tujuan penjatuhan hukuman adalah untuk menegakkan aturan, bukan untuk memuaskan perasaan.

“Jadi bukan untuk menghukum sepuas-puasnya, tetapi menghukum sesuai dengan ketentuan perundangan. Ini adalah negara hukum, ini adalah negara diatur dengan tata aturan hukum. Karena itu, ketika memberikan sanksi bukan untuk memuaskan hati, tetapi sanksi untuk menegakkan aturan,” tutur Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kegeramannya pada dua perusahaan non esensial dan non kritikal saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait aturan 100 persen kerja dari rumah (work from home/WFH) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa.

Dua perusahaan itu adalah PT Ray White dan PT Equity Life. Keduanya masih mewajibkan karyawannya ke kantor. Sidak yang dilakukan Anies di Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat tersebut diunggah dalam “Instastory” Anies di akun Instagram, @aniesbaswedan.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Berkaitan