Menkominfo: PON Papua akan didukung telekomunikasi yang baik

Popular

01:00:37

[Video] Apa motif Mahathir & Guan Eng buat pinjaman Bon Samurai sedangkan ekonomi negara disahkan kukuh?

Menteri kewangan Tengku Zafrul buat kenyataan bahawa kerajaan tak...

Kos pengeluaran arang batu turun, tarif elektrik dijangka lebih rendah

Tenaga Nasional Bhd (TNB) menjangkakan kemungkinan berlakunya penurunan kecil...

PROTON terus catat jualan memberangsangkan

Proton Holdings Bhd (PROTON) menjual sebanyak 11,378 unit kenderaan...

Covid-19: Masa sesuai kaji semula dasar pelaburan negara

Ini merupakan masa yang sesuai untuk Malaysia membuat pertimbangan...

China akan beli 1.7 juta tan minyak sawit Malaysia sehingga 2023

China menyatakan komitmennya untuk membeli 1.7 juta tan minyak...

Terkini

Benarkah UMNO bentuk jajaran baharu?

1. Sejak beberapa hari ini tular pelbagai poster yang...

Kerajaan PN: Kaji, siasat dan rangka…

20 Jan 2021: Kerajaan PN akan kaji kenaikan harga...

INW: Indonesia pasar menggoda sindikat narkoba internasional

masih lemahnya sistem pengamanan yang sudah ada Jakarta (ANTARA) -...

凯里:采访奥运媒体即日起接种疫苗

(布城14日马新社讯)全国新冠疫苗接种计划(PICK)协调部长凯里说,即将前往东京采访奥运会的媒体人员从今日起施打新冠疫苗。

Jakarta (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pada Oktober mendatang akan mendapatkan dukungan telekomunikasi yang baik.

“Dukungan telekomunikasi pada saat penyelenggaraan PON tetap dapat dilakukan dengan baik karena pemulihan kabel laut sudah selesai,” ujar Jhonny dalam jumpa pers yang digelar virtual, Senin.

Dia mengatakan pemulihan jaringan kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura akan selesai pada Juni, sehingga ketika PON diselenggarakan, jaringan telekomunikasi di Bumi Cenderawasih telah kembali normal.

Lebih lanjut, kata dia, Kominfo juga akan melakukan koordinasi lintas operator seluler dalam rangka memberikan dukungan tersedianya bandwidth yang cukup untuk penyelenggaraan PON di Papua.

“Kami harapkan agar penggelaran kabel optik ini bisa selesai sehingga dukungan untuk transmisi data ke dan dari Papua bisa berlangsung dengan baik,” ucap Johnny.

Sebelumnya, terjadi gangguan telekomunikasi di Jayapura akibat Sistem Komunikasi Kabel Laut milik PT Telkom Indonesia ruas Biak-Jayapura putus pada 30 April lalu.

Dari hasil investigasi sementara, putusnya kabel laut tersebut diakibatkan oleh faktor alam.

“Dapat saya berikan konfirmasi bahwa putusnya kabel di ini adalah sepenuhnya menjadi kendala teknis, bukan faktor non-teknis,’ ujar Johnny.

Total kapasitas yang terdampak akibat putusnya jaringan kabel laut tersebut sebesar 154 Gbps. Adapun total trafik normal seluruh Papua sebesar 464 Gbps. Sebanyak empat wilayah mengalami gangguan layanan, yakni di Jayapura, Abepura, Sentani, dan Sarmi.

PT Telkom menyediakan kapasitas link back up sebesar 4,7 Gbps, ditunjang dari pemanfaatan link satelit sebesar 2.662 Mbps, radio long houl Palapa Ring Timur 500 Mbps, dan radio long houl Sarmi-Biak 1.600 Mbps.

Baca juga: Menkominfo: Putusnya SMPCS tak buat seluruh Papua alami gangguan
Baca juga: Kemkominfo akan ubah STMM Yogyakarta jadi Institut Digital Nasional

Baca juga: Pembangunan infrastruktur TIK jadi program strategis Kemkominfo 2022

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BACA juga:

Leave a Reply