MENU

MENU

PERISTIWA SEBAGAI PENGAJARAN

Polrestro Jaksel selidiki penembakan misterius dekat Kompleks Polri

            Untuk korban jiwa maupun material tidak ada

Jakarta (ANTARA) – Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki kasus penembakan misterius yang terjadi di dekat kompleks Pati Polri di Jalan Joko Sutono, Melawai, Kebayoran Baru, pada Sabtu (19/6) sekitar pukul 22.38 WIB.

“Untuk korban jiwa maupun material tidak ada,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Achmad Akbar di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, polisi saat ini masih menelusuri penembakan misterius itu dengan mengumpulkan sejumlah bukti.

Polisi, kata Akbar, menemukan barang bukti berupa dua selongsong peluru di sekitar tempat kejadian perkara sekitar pukul 05.00 WIB.

Akbar menambahkan polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB.


Selain itu, polisi juga berupaya mengumpulkan bukti dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sekitar lokasi.

Pihaknya juga sudah memintai keterangan beberapa orang saksi tapi ia tidak memberikan detail jumlah saksi yang diambil keterangannya.

Ia menjelaskan tembakan tersebut dilakukan orang tak dikenal yang diduga mengendarai kendaraan roda empat.

“Kami masih selidiki terus kasus ini,” ucapnya.

Detik-detik penembakan tersebut terekam di alah satu CCTV di sekitar lokasi dan rekaman video tersebut diunggah akun Instagram “@cetul.22”.


Dalam rekaman video berwarna hitam putih yang viral di media sosial itu terlihat kondisi lalu lintas saat kejadian sedang lengang.

Dari rekaman video itu, terdengar suara tembakan pada pukul 22.38 WIB.

Baca juga: Polsek Pesanggrahan identifikasi jasad pria di apartemen Jaksel

Baca juga: Bentrokan antarwarga di Pancoran dipicu rebutan lahan

Baca juga: Polisi tetapkan suami artis Nindy Ayunda sebagai tersangka KDRT

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Berkaitan

Students did not sing National Anthem in Chinese, police report filed for investigation

Lagu kebangsaan dalam bahasa Cina: Ketua Polis Perak siasat Ratu Naga dari sudut 3R

Tengku Maimun bersara Jun ini, Abang Iskandar dijangka jadi Ketua Hakim Negara baharu

Abang belon ada 13 rekod lampau

Terkini

Building a Civilized Cyberspace Together

Students did not sing National Anthem in Chinese, police report filed for investigation

Lagu kebangsaan dalam bahasa Cina: Ketua Polis Perak siasat Ratu Naga dari sudut 3R

郭清江.伊党按步迈向布城之路

Arsenal ketinggalan 11 mata di belakang Liverpool selepas seri menentang Everton

Popular

Najib akan saman Muhyiddin dan Wan Saiful kerana menghina mahkamah

6.5 juta permohonan bantuan kredit eMADANI telah diluluskan

6.5 juta permohonan bantuan kredit eMADANI telah diluluskan

[Video] Shahril Hamdan beri penerangan konsep asas belanjawan negara

Lars Vilks, kartunis Sweden yang pernah menghina Nabi Muhammad maut dilanggar trak

[Video] Budak sekolah kantoi buat hubungan sulit dalam tandas

Tolong lah subscribe - klik butang dibawah

 

Polrestro Jaksel selidiki penembakan misterius dekat Kompleks Polri

            Untuk korban jiwa maupun material tidak ada

Jakarta (ANTARA) – Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki kasus penembakan misterius yang terjadi di dekat kompleks Pati Polri di Jalan Joko Sutono, Melawai, Kebayoran Baru, pada Sabtu (19/6) sekitar pukul 22.38 WIB.

“Untuk korban jiwa maupun material tidak ada,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Achmad Akbar di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, polisi saat ini masih menelusuri penembakan misterius itu dengan mengumpulkan sejumlah bukti.

Polisi, kata Akbar, menemukan barang bukti berupa dua selongsong peluru di sekitar tempat kejadian perkara sekitar pukul 05.00 WIB.

Akbar menambahkan polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB.


Selain itu, polisi juga berupaya mengumpulkan bukti dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sekitar lokasi.

Pihaknya juga sudah memintai keterangan beberapa orang saksi tapi ia tidak memberikan detail jumlah saksi yang diambil keterangannya.

Ia menjelaskan tembakan tersebut dilakukan orang tak dikenal yang diduga mengendarai kendaraan roda empat.

“Kami masih selidiki terus kasus ini,” ucapnya.

Detik-detik penembakan tersebut terekam di alah satu CCTV di sekitar lokasi dan rekaman video tersebut diunggah akun Instagram “@cetul.22”.


Dalam rekaman video berwarna hitam putih yang viral di media sosial itu terlihat kondisi lalu lintas saat kejadian sedang lengang.

Dari rekaman video itu, terdengar suara tembakan pada pukul 22.38 WIB.

Baca juga: Polsek Pesanggrahan identifikasi jasad pria di apartemen Jaksel

Baca juga: Bentrokan antarwarga di Pancoran dipicu rebutan lahan

Baca juga: Polisi tetapkan suami artis Nindy Ayunda sebagai tersangka KDRT

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

# Tag

Berkaitan

Students did not sing National Anthem in Chinese, police report filed for investigation

Lagu kebangsaan dalam bahasa Cina: Ketua Polis Perak siasat Ratu Naga dari sudut 3R

Tengku Maimun bersara Jun ini, Abang Iskandar dijangka jadi Ketua Hakim Negara baharu

Abang belon ada 13 rekod lampau

Pak guard bangunan kedai saksi utama tragedi letupan gas – Polis

Popular

Najib akan saman Muhyiddin dan Wan Saiful kerana menghina mahkamah

6.5 juta permohonan bantuan kredit eMADANI telah diluluskan

6.5 juta permohonan bantuan kredit eMADANI telah diluluskan

[Video] Shahril Hamdan beri penerangan konsep asas belanjawan negara

Lars Vilks, kartunis Sweden yang pernah menghina Nabi Muhammad maut dilanggar trak

[Video] Budak sekolah kantoi buat hubungan sulit dalam tandas

Terkini

Building a Civilized Cyberspace Together

Students did not sing National Anthem in Chinese, police report filed for investigation

Lagu kebangsaan dalam bahasa Cina: Ketua Polis Perak siasat Ratu Naga dari sudut 3R

郭清江.伊党按步迈向布城之路

Arsenal ketinggalan 11 mata di belakang Liverpool selepas seri menentang Everton

Saham AS terus merudum, AS$6 trilion hilang dalam 2 Hari

Tengku Maimun bersara Jun ini, Abang Iskandar dijangka jadi Ketua Hakim Negara baharu

Kejatuhan pasaran saham AS disebabkan DeepSeek, bukan tarif Trump

Tolong lah subscribe - klik butang dibawah